Makna mencintai orang tua
Mencintai dan hormat kepada orang tua bukan hanya ditandai dengan
cium tangan saat jumpa. Itu ekspresi yang teramat sederhana dan
sangatlah mudah. Tugas kita pun bukan hanya mencintai dan hormat tetapi
juga membahagiakan mereka.
Kita tidak akan pernah mampu membalas cinta kasih orang tua, karena
tanpa mereka kita tak akan terlahir ke dunia. Jadi, walau ketika kecil
seseorang tidak mendapat kasih sayang yang sempurna dari orang tuanya,
sadarilah, tanpa mereka Anda tidak akan pernah berkesempatan menikmati
kehidupan dunia.
Jika membalas kebaikannya tidak mungkin sanggup maka tugas kita yang
utama adalah membahagiakan mereka. Bagaimana caranya? Tanyakan
kepadanya, “Apa kebahagiaan terbesar yang mereka impikan?” Apakah Anda
sudah dengan sungguh-sungguh tahu apa impian terbesar orang tua Anda?
Tahukah Anda apa yang membuat mereka benar-benar bahagia, apa yang
membuat mereka merasa hidupnya sangat bermakna?
Anda harus benar-benar menemukan jawaban yang keluar dari lubuk hati
mereka. Banyak orang tua yang menjawab sekenanya karena khawatir
membebani anak-anaknya. Mereka bahkan kadang menjawab, “Anakku, melihat
kamu bahagia bapak/mama sudah bahagia, nak.” Bila Anda mendapatkan
jawaban seperti ini, berarti Anda belum menemukan jawaban yang
sesungguhnya. Jawabannya harus tentang kebutuhan atau impian yang
benar-benar ingin dilakukan atau dirasakan langsung oleh orang tua Anda.
Apabila Anda sudah yakin dengan jawabannya, langkah kedua fokuskan
energi hidup Anda untuk mewujudkan impian orang tua Anda. Kebutuhan
hidup yang semakin tinggi terkadang menyebabkan banyak orang hanya fokus
pada diri sendiri. Menjadi mahkluk egois. Bahkan terkadang sibuk
memperbaiki penampilan diri dan melupakan orang yang telah sangat
berjasa dalam hidupnya.
Apakah Anda sudah menemukannya jawabannya? Dan, apakah Anda telah
berusaha keras mengerahkan semua energi untuk mewujudkan impian orang
tua Anda?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar