CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Jumat, 09 November 2012

Keutamaan puasa senin-kamis

Siapa sih yang tidak ingin awet muda, bebas penyakit, sekaligus selamat dunia akhirat ? Kalau kita ingin mendapatkan semua itu, cobalah berpuasa Senin-Kamis secara teratur.
Kebanyakan dari kita tentunya pernah mendengar puasa Senin Kamis sebagai puasa sunnah di dalam Islam. Namun, berapa yang benar-benar berusaha merutinkan puasa tersebut ?
Kalau hari itu kebetulan ada acara pengajian dan makan-makan, bukannya lebih enak makan-makan ketimbang puasa sunnah ? Kalau pagi itu kebetulan tidak sempat sahur, bukannya lebih nyaman absen puasa dulu ? Bagaimanapun, puasa Senin Kamis itu hanyalah ‘sunnah’ bukan ?
Tak banyak dari kita yang tahu benar hikmah puasa Senin Kamis dari segi spiritual, kesehatan dan keutamaannya di hadapan Allah. Karena itu, dalam rubrik tadzkirah IMSIS kali ini, ada baiknya kita mengupas hikmah puasa Senin Kamis supaya kita lebih semangat menjalaninya.
Alasan utama mengapa puasa Senin Kamis disunahkan dalam Islam ialah karena Rasulullah sering berpuasa di kedua hari tersebut.
Tapi, apa keutamaan Senin dan Kamis ?
Sehubungan dengan hal ini ada 2 hadis dari Rasulullah yg berkenaan dengan pemilihan hari Senin dan Kamis.
Yang pertama, dalam Hadist Riwayat Ahmad disebutkan bahwa Rasulullah mengatakan bahwa semua amal dibentangkan di hari Senin dan Kamis. Karena itu, sebagai orang beriman, sungguhlah baik bila pada saat malaikat melaporkan amalan kita itu kita tengah berpuasa.
Yang kedua, hari Senin Kamis adalah hari istimewa karena pada hari itulah Rasulullah dilahirkan, menjadi rasul dan mendapat wahyu (HR Muslim).
Jadi terlihat disini bahwa hari Senin dan Kamis adalah hari istimewa dari sisi religius.
Dari sisi logika, bisa dilihat bahwa hari Senin dan Kamis membagi satu ‘minggu’ menjadi dua bagian yang hampir sama rata. Jadi  kentara sekali bahwa puasa Senin Kamis mempunyai fungsi maintenance atau pemeliharaan. Analoginya mungkin sama dengan pembagian waktu minum obat kala kita sakit. Tentu kita ingat, kala kita sakit, kita sering disuruh minum obat 2x sehari, yaitu 1x di pagi hari dan 1x di malam hari. Kalau dilihat, waktu2 dimana kita disuruh minum obat 2x tersebut membagi kurang lebih hari itu menjadi 3 bagian yang sama. Hal ini berlaku juga dengan Senin dan Kamis yang membagi satu minggu menjadi dua bagian.
Dengan berpuasa di hari Senin dan Kamis, secara tidak langsung kita melakukan maintenance untuk diri kita secara rutin baik dari segi spiritual maupun jasmani.
Lalu, apakah keutamaan puasa yang berkelanjutan seperti puasa Senin Kamis ini ?
Keutamaan yang pertama ialah karena puasa Senin Kamis melatih kita secara teratur untuk menghindarkan diri dari pekerjaan dosa. Kalau ada latihan efektif untuk ‘anger management’ atau latihan kesabaran, maka itulah puasa. Karena itu, cocoklah jika dikatakan bahwa puasa adalah zakat jiwa, dimana pada saat puasa, kita membuang perangai buruk. Sehingga sesudah puasa, emosi dan spiritual kita menjadi lebih bersih.
”Segala sesuatu itu ada zakatnya,sedang zakat jiwa itu adalah berpuasa. Dan puasa itu separo kesabaran”.(HR. Ibnu Majah).
Dengan menghilangnya perangai buruk kita, minimal seminggu dua kali, maka bisa juga dikatakan bahwa ”Puasa adalah benteng yg membentengi seseorang dari api neraka yg membara”.{HR.Ahmad dan Baihaqi}.
Keutamaan yang kedua ialah karena puasa Senin Kamis bisa meningkatkan amalan kita. Biasanya, seseorang yang kekenyangan dan keenakan cenderung malas beribadah. Puasa menjadikan kita lebih produktif dalam beribadah karena selain kita tidak lagi dalam posisi keenakan, orang yang berpuasa juga cenderung ingin beribadah ekstra.  Disamping itu, puasa bisa melembutkan hati. Ini karena dengan puasa, kita cenderung lebih berempati dengan orang-orang yang lebih tidak beruntung dibanding kita. Karena itu, puasa bisa menjadikan kita lebih dekat dengan Allah dan lebih bertakwa.
Tidaklah salah kalau dalam Quran disebutkan bahwa puasa diperintahkan pada kita dan orang2 sebelum kita supaya kita menjadi orang yang bertakwa (Al Baqarah 183).
Selain dari keuntungan dari segi emosional spiritual seperti yang dijelaskan diatas, puasa juga memiliki keutamaan dari segi kesehatan. Sudah bukan rahasia lagi bahwa saat ini sudah ada banyak riset yang menyimpulkan bahwa puasa yang teratur itu baik untuk kesehatan.
Manfaat kesehatan dari puasa yang paling populer adalah puasa bisa dibilang sebagai cara ampuh untuk membatasi kalori yang masuk ke tubuh kita. Dalam Islam dan bidang kedokteran, dianjurkan untuk tidak makan berlebihan, karena makanan yang berlebih dan tidak sehat bisa menimbulkan penyakit. Lihat saja masyarakat di negara makmur yang mana makanan berlimpah. Selain tingkat obesitas tinggi, masyarakat negara-negara tersebut banyak yang mengidap diabetes dan jantung yang notabene sering dijuluki sebagai penyakit orang kaya.  Dengan puasa Senin Kamis, paling tidak, dalam dua kali seminggu, kita membatasi kalori yang masuk dalam tubuh kita.
Manfaat lain dari puasa ditinjau dari segi kesehatan yang juga banyak dipopulerkan adalah fungsi pembersihan dan penyembuhan. Dengan istirahatnya sistem
pencernaan kita selama puasa, maka memungkinkan sistem2 lain di tubuh kita untuk bekerja dengan lebih baik, misalnya sistem imunitas. Inilah sebabnya mengapa orang yang sakit atau binatang yang terluka suka menolak makan. Andaikata kita tidak sedang sakit pun, polisi imunitas bekerja keras saat kita puasa. Jika polisi-polisi ini mendeteksi hal-hal yang kira-kira nanti bisa membuat kita sakit atau hal-hal abnormal, seperti tumbuhnya kista atau tumor, maka pada hari kita puasa, mereka bisa memberantasnya.
Sistem detoksifikasi tubuh juga bekerja lebih lancar jika kita tidak menerima asupan lagi. Disini, mungkin kita bisa membayangkan sistem pembersihan tubuh kita seperti pegawai yang kewalahan mengerjakan tugasnya kalau tugas datang bertubi2. Akibatnya, fungsi pembersihan tubuh tidak terkerjakan dengan maksimal dan sangat mungkin luput mengeliminasi beberapa zat-zat yang kurang baik untuk tubuh kita. Dengan berhentinya asupan, maka tugas dari sistem pembersihan tubuh kita menjadi lebih manageable sehingga kinerjanya menjadi lebih maksimal.
Sistem peremajaan juga bekerja dengan maksimal saat kita puasa karena Allah mendesain tubuh kita untuk mengeluarkan hormon yang erat kaitannya dengan anti-aging kala kita puasa. Karena itu tidaklah mengherankan jika pada suatu eksperimen ditemukan bahwa cacing yang berpuasa bisa hidup 19 generasi lebih lama dibanding cacing yang tidak berpuasa. Kalau ada obat anti aging yang ampuh, itulah puasa. Bisa jadi puasa Senin Kamis secara teratur nantinya menjadikan kita awet muda dan bebas penyakit di hari tua.
Lalu bagaimana dengan orang yang sering mengeluhkan tidak bisa bekerja karena kelaparan dan lemas pada saat puasa seperti yg terlihat jelas di Indonesia dimana kinerja orang menjadi turun saat puasa? Jika hal ini terjadi,  bisa jadi kelaparan itu terjadi karena kita tidak bekerja dengan baik atau kurang konsentrasi. Yang jelas, puasa tidak mempunyai pengaruh buruk terhadap otak dan daya pikir kita. Malahan, sudah ada penelitian yang membuktikan bahwa puasa malah meningkatkan daya pikir kita.
Masih banyak lagi manfaat kesehatan dari puasa,misalnya puasa bisa  menghindari atau mengurangi diabetes dan penyakit vascular seperti jantung. Yang jelas, kala Sang Pencipta kita mewajibkan kita puasa minimum setahun sekali selama Ramadhan , Dia tahu bahwa puasa itu baik bagi kita. Bayangkan dahsyatnya puasa kala kita bisa merutinkannya seminggu dua kali seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah.
Walaupun begitu, perlu diingat dan digarisbawahi bahwa semua amal tergantung niat. Jika niat puasa kita hanyalah dari segi kesehatan, maka itulah yang kita dapat. Namun kala niat puasa kita adalah dalam rangka meningkatkan kualitas spiritualitas kita dan mendekatkan diri pada Allah maka tidak hanya kita mendapat fisik yang prima, namun juga ridho Allah dan keselamatan dunia akhirat. Sebagai muslim, ridha Allah terletak di atas segala-galanya. Allah sangat menyukai orang yang berpuasa karena Allah, sehingga Allah menjanjikan gerbang khusus di surga bagi yang gemar berpuasa, yaitu Ar-Rayyan (H.R Muslim).
Maka dari itu, marilah kita galakkan dan rutinkan puasa-puasa sunnah seperti puasa Senin Kamis dalam rangka meraih ridha Allah dan salah satu cara untuk meraih jannahNya. Insya Allah dengan puasa yang rutin, kita tidak hanya mendapat balasan di akhirat nanti, tetapi kita juga mendapat keuntungan di dunia berupa kesehatan yang prima dan daya pikir yang jernih.

Lirik Lagu Glee Cast Lean On Me Testo Letras

Lirik Lagu Glee Cast Lean On Me Testo Letras

Um um um um
um um um um
um um um um um x2
Sometimes in our lives
We all have pain
We all have sorrow
But if we are wise
We know that there’s always tomorrow
Lean on me!
when you’re not strong
and I’ll be your friend
I’ll help you carry on
for it won’t be long
’till I’m gonna need
somebody to lean on
Please! (please)
swallow your pride (pride)
if I have things
you need to borrow
(For) for no one can fill
those of your needs
that you wont let show
So just call (call) on me brother (hey)
when you need a hand (When you need a hand)
we all need (need) somebody to lean on!
(I just might have a problem)
I just might have a problem that you’ll understand
we all need somebody to lean on!
Lean on me (hey)
when you’re not strong (When you’re not strong)
I’ll be your friend (I’ll be your friend)
I’ll help you carry on (help you carry on)
for it wont be long (o it wont be long)
’till I’m gonna need somebody to lean on
(Just lean on me) you just call on me brother (hey)
when you need a hand (when you need a hand)
we all need (need) somebody to lean on! (somebody to lean on)
(I just might) I just might have a problem that you’ll understand
we all need somebody to lean on!
Lean on me
If (If)
there is a load! (there is a load)
you have to bare (you have to bare)
that you can’t carry
I’m (I’m higher) right up the road
I’ll share your load
if you just call me
Call me (I’m calling)
Call me (when you need a friend)
Call me (call me)
Call me (call me) (when you need a friend)
Call me (when you need a friend)
Call me (if you need a friend)
Call me (any time of day
Call me
It won’t be long till I’m Gonna need somebody to lean on, lean on, lean on
lean on lean on lean on me when you need a friend
lean on lean on lean on me lean on me
lean on lean on lean on me
I’m gonna need (somebody) somebody to lean on
I’m gonna need somebody to lean on (somebody to lean on)
Yeah

Menelusuri Asal Usul Nama Papua

 Menelusuri Asal Usul Nama Papua

Papua adalah sebuah Pulau bagian paling timur Indonesia West New Guinea (Irian Jaya). Belahan timurnya merupakan negara Papua Nugini atau East New Guinea.
Orang Belanda menyebut pulau Irian Jaya atau Papua sekarang dengan sebutan New Guinea yang berawal dari seorang pelaut Spanyol yakni Ynigo Ortez de Retes (1545) yang menyebut “Neuva Guinea” (Guinea Baru).
Sebutan lain juga adalah Papua yang mula-mula dipakai oleh pelaut Portugis Antonio d’ Arbreu yang mengunjungi pantai Papua pada tahun 1551. Nama itu sebelumnya dipakai oleh Antonio Pigafetta pada waktu berada di laut Maluku pada tahun 1521. Kata Papua berasal dari kata “Pua-pua” yang berarti keriting (Stirling, 1943;4, dalam Koentjaraningrat, 1993).
Dalam Konferensi Malino 1964 nama “Iryan” diusulkan oleh Frans Kaisiepo, kata itu berasal dari bahasa Biak yang artinya “Sinar matahari yang menghalau kabut di lau, sehingga ada harapan bagi para nelayan Biak untuk mencapai tanah daratan Irian”. Pengertian lain dari kata ini juga pada orang Biak, bahwa Irian ini berasal dari dua kata yaitu “Iri” dan “Ryan”, Iri berarti “Dia” (Dia disini yang dimaksud adalah Tanah) dan Ryan berarti “Panas”.
Jadi arti dari kata ini adalah Tanah yang panas. Lain juga masyarakat Marind-Anim di pantai selatan mengatakan kata Irian berarti Tanah Air, yang berasal dari kata Iri yang berarti Tanah dan An yang berarti Air
Akhirnya Presiden Soekarno mempopulerkan kata Irian sebagai kata yang pertama dari singkatan Ikut Republik Anti Nederland (Koentjaraningrat, 1993).
Pada masa pemerintahan kolonial Hindia-Belanda, wilayah ini dikenal sebagai Nugini Belanda (Nederlands Nieuw-Guinea atau Dutch New Guinea). Setelah berada bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia Indonesia, wilayah ini dikenal sebagai Provinsi Irian Barat sejak tahun 1969 hingga 1973. Namanya kemudian diganti menjadi Irian Jaya oleh Soeharto pada saat meresmikan tambang tembaga dan emas Freeport, nama yang tetap digunakan secara resmi hingga tahun 2002.
Nama provinsi ini diganti menjadi Papua sesuai UU No. 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua Pada tahun 2003

7 Sepatu Termahal Di Dunia

7 Sepatu Termahal Di Dunia


7: Kasut Wanita 'The Wizard of Oz'
Harga: US$ 666 ribu



6: Retro Rose Stuart Weitzman
Harga: US$ 1 juta 



5: Stiletto Guild Platinum Stuart Weitzman
Harga: US$ 1,09 juta



4: Stiletto Rubi Stuart Weitzman
Harga : US$ 1,6 juta



3: High Heels Tanzanite Stuart Weitzman
Harga: US$ 2 juta


 
2: Kasut Wanita Cinderella Stuart Weitzman
Harga: US$ 2 juta 



1: Stuart Weitzman’s Rita Hayworth Heels
Harga: US$3 juta

AYAT DAN HADITS TENTANG ANAK YATIM

AYAT DAN HADITS TENTANG ANAK YATIM

“Dan berbuat baiklah kepada ibu bapak dan kaum kerabat serta anak-anak yatim dan orang-orang miskin.” (QS Al Baqoroh,2:83)
“Dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak-anak yatim dan orang-orang miskin.” (Al Baqoroh,2:177)
“Katakanlah, “Apa saja harta benda (yang halal) yang kamu infakkan, maka berikanlah kepada ibu bapak, kaum kerabat dan anak-anak yatim.” (QS Al Baqoroh,2:215)
“Dan mereka bertanya kepadamu mengenai anak-anak yatim. Katakanlah, “Memperbaiki keadaan anak-anak yatim itu amat baik bagimu.” (QS Al Baqoroh,2:220)
“Dan berikanlah kepada anak-anak yatim (yang telah baligh) harta-harta mereka.” (QS An Nisaa,4:2)
“Dan jika kamu takut tidak dapat berlaku adil terhadap perempuan-perempuan yatim (bila kamu menikahi mereka), maka nikahilah dua, tiga atau empat…” (QS An Nisaa,4:31)
“Dan ujilah anak-anak yatim itu (sebelum baligh) sehingga mereka cukup umur (dewasa). Kemudian jika kamu melihat keadaan mereka (tanda-tanda yang menunjukkan bahwa mereka telah berfikir matang dan mampu menjaga hartanya) maka serahkanlah kepada mereka hartanya. Janganlah kamu makan harta anak-anak yatim secara melampaui batas dan secara terburu-buru (merebut kesempatan) sebelum mereka dewasa.” (QS An Nisa,6)
“Dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dan kaum kerabat dan anak-anak yatim.” (QS An Nisaa,4:127)
“Dan apa yang selalu dibacakan kepadamu dalam kitab ini mengenai perempuan-perempuan yatim…” (QS An Nisaa,4:6)
“Dan (kamupun diwajibkan) supaya mengurus (hak dan keperluan) anak-anak yatim dengan adil.” (QS An Nisaa,4:127)
“Dan janganlah kamu hampiri harta anak yatim melainkan dengan cara yang baik (untuk menjaganya)….” (QS Al An’am,6:521)
“Dan janganlah kamu menghampiri harta anak yatim melainkan dengan cara yang baik…” (QS Al Isro,17:34)
“Mereka juga memberi makan dengan makanan yang dibutuhkan dan disukainya kepada orang miskin dan anak yatim serta tawanan.” QS Ad Dahr,76:8)
“Tidak sekali-kali, bahkan kamu tidak memuliakan anak yatim.” (QS Al Fajr,89:17)
“Atau memberi makan pada hari kelaparan terhadap anak-anak yatim dari kaum kerabat.” (QS Al Balad,90:14-15)
“Bukankah DIA dapati engkau dalam keadaan yatim, lalu DIA melindungi.” (QS Ad Dhuha,93:6)
“Maka adapun terhadap anak yatim, maka janganlah engkau hinakan.” (QS Ad Dhuha,93:9)
Persoalan anak yatim adalah persoalan yang sangat besar dan setiap orang bertanggungjawab untuk ‘menjaga’ mereka, harta mereka dengan hati-hati dan menyampaikan faidah dari harta anak yatim itu kepada mereka dan menjauhkan diri agar tidak memakan harta anak yatim. Bila hendak mengawini perempuan yatim, jangan sampai mengurangi mas kawinnya.
Rosululloh saw. bersabda, “Aku dan penjaga anak yatim akan berada di dalam Jannah yang berdekatan seperti dekatnya jari tengah dan jari telunjuk.”
Rosululloh saw. mengisyaratkan bahwa jari tengah lebih tinggi dari jari telunjuk, maksudnya adalah karena kenabian, kedudukan beliau saw. lebih tinggi dari orang lain, tetapi ‘penjaga’ anak yatim dan penjaga harta mereka akan berada berdekatan dengan beliau saw.
Rosululloh saw. bersabda, “Barangsiapa meletakkan tangannya di atas kepala anak yatim dengan penuh kasih sayang, maka untuk setiap helai rambut yang disentuhnya akan memperoleh satu pahala, dan barangsiapa berbuat baik terhadap anak yatim, dia akan bersamaku di Jannah seperti dua jari ini.” Ketika mensabdakan hadits ini Rosululloh saw. berisyarat dengan jari telunjuk dan jari tengahnya.
Diterangkan dalam sebuah hadits bahwa pada hari hisab ada sebagian orang yang dibangkitkan dalam keadaan api dinyalakan di mulut mereka. Mendengar hal ini sebagian sahabat r.a. bertanya, “Ya Rosululloh, siapakah mereka ini?” Rosululloh saw. menjawab dengan membaca ayat al Qur-an surat An Nisaa,4:10 “Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zhalim, sesungguhnya ia memasukkan api ke dalam perutnya. Dan mereka akan memasuki api yang menyala-nyala (neraka).”
Pada malam Isro Mi’raj, Rosululloh menemui suatu kaum yang bibir mereka besar seperti unta. Beberapa Malaikat dengan kasar membuka mulut mereka dan memasukkan batu-batu berapi yang besar ke dalamnya. Api itu masuk melalui mulut-mulut mereka dan keluar melalui dubur mereka, mereka menjerit dan menangis karena kesakitan. Rosululloh menanyakan ini kepada Jibril a.s., “Siapakah mereka itu?” Jibril a.s. menjawab”Merekalah orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zhalim. Kini mereka memakan api.”
“Ada empat jenis manusia yang tidak akan dimasukkan oleh ALLOH ke dalam Jannah dan mereka tidak akan mendapat nikmat sedikitpun dari nikmat Jannah:
1.       Orang yang gemar minum khomr (mabuk-mabukan)
2.     Orang yang makan riba
3.     Orang yang makan harta anak yatim secara zholim
4.    Orang yang durhaka pada ibu bapak.” (Durrul Mantsur)
Syah Abdul Aziz rah.a. menulis dalam tafsirnya bahwa ada dua jenis kebaikan dapat dilakukan terhadap anak yatim:
1.       Apa yang wajib bagi ahli warits. Misal: menjaga harta anak-anak yatim, mengembangkan hasil dari tanahnya agar keuntungannya dapat dipergunakan untuk biaya makan, pakaian dan pendidikannya.
2.     Yang bersifat umum. Yaitu jangan membiarkan anak yatim dalam kesusahan, berilah kasih sayang kepada mereka. Di dalam majlis berilah tempat duduk yang terhormat. Usaplah kepalanya dengan penuh kasih sayang, perlakukan mereka seperti kepada anak sendiri, lahir dan batin (agar mereka tidak merasakan kesedihan dan duka cita yang berlarut-larut karena kematian ayahnya).    

Orang miskin di Indonesia

Orang miskin di Indonesia

Tidak banyak yang mengetahui bahwa setiap tanggal 17 Oktober itu diperingati sebagai hari Pengentasan Kemiskinan Sedunia. Tanggal ini dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai momentum untuk menggalang solidaritas seluruh bangsa dunia untuk mengentaskan kemiskinan di muka bumi ini.
Saya setuju dengan pernyataan yang mengatakan bahwa kemiskinan adalah masalah sosial paling krusial bagi umat manusia sepanjang sejarah. Sudah banyak upaya dan cara tanpa henti yang dilakukan umat manusia untuk menyelesaikan masalah besar ini. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sendiri menyebut kemiskinan sebagai penyakit paling mematikan di dunia.
PBB sudah melakukan banyak cara untuk mengurangi angka kemiskinan di setiap negara. Melalui deklarasi program Millenium Development Goals (MDGs) yang dimulai tahun 2000 lalu, PBB berharap orang miskin di tahun 2015 harus berkurang setengahnya.
Bagi saya sendiri konsep kemiskinan itu mengandung ungkapan yang luas bahkan rancu. Apakah kemiskinan itu untuk mereka yang kurus? Mereka yang berada dalam lingkungan hidup yang buruk? Mereka yang tidak pernah makan daging? Mereka yang sakit-sakitan? Mereka yang tidak berpendidikan? Mereka yang berupah rendah? Dan sebagainya

KONDISI INDONESIA
Sekarang mari melihat kondisi kemiskinan di Indonesia. Menurut data kementerian sosial, saat ini terdapat 13,7 juta fakir-miskin dari 30 juta lebih warga miskin di Indonesia. Sedangkan menurut Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan, jumlah penduduk miskin di Indonesia sebanyak 35 juta orang. Namun, Bank Dunia menyebutkan ada 100 juta jiwa, jauh lebih besar dari yang disebutkan BPS. Memang jumlah angka itu berbeda karena cara penghitungan lembaga. Ada beberapa perbedaan kriteria untuk menentukan garis kemiskinan. Untuk lebih jelasnya silakan klik disini.
Memang pemerintah telah berupaya untuk mengurangi angka kemiskinan di Indonesia. Salah satunya pada tanggal 21 Juli kemarin DPR sebagai lembaga perwakilan rakyat mengesahkan rancangan undang-undang fakir-miskin yang diharapkan akan membuat program penanganan kaum miskin lebih fokus dan terkoordinasi. DPR berharap dalam waktu satu tahun semua peraturan pemerintah penunjang undang-undang ini sudah diterbitkan sehingga undang-undang ini bisa segera diimplementasikan. Dalam UU ini diatur bermacam-macam upaya melindungi fakir-miskin antara lain tentang pemberian santunan, jaminan penyediaan lapangan kerja dan layanan kesehatan serta rumah murah.
Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah apakah undang-undang ini nantinya bisa dirasakan oleh lapisan masyarakat terbawah yang membutuhkan? Atau undang-undang ini seperti yang sudah-sudah tidak memberikan dampak banyak buat masyarakat. Yang susah tambah susah, yang butuh penanganan malah diabaikan saja. Sudah banyak kasus yang membuktikan bahwa orang miskin tidak mendapatkan prioritas penanganan ketika mereka berobat, ketika mendaftarkan anak mereka sekolah, ketika mereka memohon lapangan pekerjaan, bahkan ketika mereka membutuhkan tempat tinggal.
Presiden dalam pidato laporan pertanggungjawabannya Agustus kemarin mengatakan, bahwa angka kemiskinan di Indonesia sudah turun di masa pemerintahannya. Pertumbuhan ekonomi juga baik dan laju inflasi juga berkurang. Secara logika kalau presiden SBY bisa mengatakan demikian seharusnya masyarakat dengan pertumbuhan ekonomi yang baik dan kuat akan punya kemampuan untuk meningkatkan taraf kesejahteraan sosial masyarakatnya. Namun apakah itu sudah berbanding lurus dengan kenyataan di lapangan? Saya pikir kita semua tahu kondisi yang sesungguhnya.
Bagi saya yang tidak punya latar belakang pendidikan ekonomi hanya bisa mengatakan bahwa tuas yang paling efektif untuk memerangi kemiskinan adalah menciptakan lapangan kerja melalui peningkatan investasi di sektor industri dan pertanian serta membuka unit baru manufaktur untuk mendorong partisipasi yang dinamis dan aktif dalam perdagangan global. Selain itu, sila kel ima Pancasila tentang keadilan sosial harus benar-benar berjalan di masyarakat dan distribusi kekayaan yang seimbang di berbagai strata sosial, berperan signifikan dalam mengurangi kesenjangan sosial di masyarakat. Jangan sampai yang kaya bertambah kaya, yang melarat semakin melarat.
Yang ditakutkan adalah kuasa dari kemiskinan akan bekerja sedemikian rupa sampai manusia benar-benar kehilangan martabatnya sebagai manusia. Kemiskinan adalah juga ketidakberdayaan dan ketiadaan harapan akan hari esok. Semoga pemerintah mampu melakukan penanggulangan kemiskinan di Indonesia. Jangan sampai pihak pemerintah dan lembaga yang mewakili rakyat juga mengalami kemiskinan, dalam hal ini kemiskinan moral. Bisa gawat!!

Pendapat tentang Jokowi

http://sphotos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/247894_423868024344099_357406625_n.jpg


Ini bukan soal euforia kemenangan Jokowi-Ahok, melainkan pesan-pesan yang harus selalu diingat pasangan Gubernur DKI Jakarta yang baru itu akan janji-janjinya. Soal keduanya tidak akan mengambil gajinya, itu hak pribadinya, perkara itu digunakan untuk kegiatan sosial atau kegiatan yang lain,  itu memang kebiasaannya.
Bagaimana kinerja keduanya, silahkan masyarakat Jakarta terus mengawal, memberi masukan dan mengkritisinya, bila tidak benar, silahkan beri masukan mana yang benar mana yang tidak benar, agar kota Jakarta lebih baik dari sebelumnya. Sebab tanpa kerjasama semua komponen penghuni Jakarta, Jokowi Ahok tidak akan bisa berbuat banyak. Seorang pemimpin jika tidak bekerja dan bertindak dengan baik pada akhirnya hanya akan menimbulkan penyakit yang akan merugikan dirinya sendiri dan rakyat yang dibawahnya.
Dan inilah pendapat para sahabat di Kompasiana tentang Jokowi sebelum beliau berhasil menang dalam Pilgub DKI Jakarta kemarin, apakah sesuai dengan kenyataannya, silahkan dinikmati pendapat jujur Kompasianer ini.

Panca : “Jokowi hanya mengikuti kata hati…”

Ariyani Na : “Ah Jokowi lagi belajar…..”

Bung Opik : “Sun Go Kong is in the house, tapi Jokowi bukan Sun Go Kong!”

Ajeng Leodita : “Oh Jokowi, biarkan saya menulis dengan apa adanya!!!”

Ghumi : “Jokowi jangan Mengaku programmer padahal pro-gammers yang sering tidak mempunyai akal dan pikiran seperti manusia lain.”

Devi Widyaningrum : “Setahuku, Jokowi ingin selalu berbagi.”

Mira Aqilah : “Yang jelas Jokowi bukan papanya Aqila! Jadi jelas saya tidak mau berbagi dengan beliau.”

Uli Elysabet Pardede : “Jokowi kayaknya lagi belajar ga banyak omong….senyum aja…..”

Riyanto Toto : “Jokowi camkan bahwa Keyakinan adalah jalan menuju sebuah tujuan.”

Sanchai : “Jokowi memang apa adanya saya….”